Mesin Pencari Mabyaz

Duta Dakwah Mabyaz

Duta Dakwah Mabyaz
Duta Dakwah Mabyaz

Jumat, 28 September 2012

Menghidupkan sunnah-sunnah yang terlupakan



Penulis : Haifa binti Abdullah ar-Rasyid
Deskripsi : XX + 361 hal, 23.5 X 15.5 cm (S)
Harga Katalog :
Rp.50.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.42.500,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam bersabda:
“Barang siapa menghidupkan salah satu sunnahku yang telah dimatikan, sesudahku (sesudah aku meninggal dunia), maka bagi orang tersebut pahala seperti pahala orang yang mengamalkannya, tanpa dikurangi sedikit pun dari pahala mereka.” (HR. At-Tirmidzi).

Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam wafat meninggalkan dua warisan yang berharga: al-Qur-an dan as-Sunnah. Orang yang berpegang teguh pada keduanya dipastikan tidak akan tersesat selamanya. Saat ini, tidak sedikit orang yang melupakan, bahkan mematikan sunnah beliau. Tidak hanya itu, mereka kemudian malah beralih pada tradisi dan adat istiadat yang justru tidak sesuai dengan syari‘at.

Buku ini ingin mengingatkan kita tentang sebagian sunnah Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam yang telah dilupakan oleh banyak orang. Baik itu sunnah yang berbentuk perkataan maupun perbuatan beliau. Dan, buku ini mengajak kita untuk kembali menghidupkan sunnah Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam sebagai bentuk komitmen cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya, yang menyuruh kita untuk mengikuti sunnah beliau.

Buku ini penting dibaca oleh ummat Islam yang kerap kali tidak tepat dalam menganggap sesuatu sebagai termasuk sunnah atau bukan. Mereka menganggap sesuatu sebagai sunnah, padahal bukan. Atau sebaliknya, menganggap bukan sebagai sunnah, padahal ia termasuk sunnah. Buku ini mem-beritahu kita mengenai hal ini.

Shahih dan Dhaif kitab Al-Adzkar Kumpulan Doa dan Dzikir



Penulis : Abdul Aziz bin Fathi as-Sayyid Nada
Deskripsi : XVIII + 441 hal (Jilid-1), 17 X 24 cm (HC)
Harga Katalog :
Rp.120.000,- /jilid
Harga Diskon 15% : Rp.102.000,- /jilid
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Dzikir termasuk bentuk tagarrub yang sangat mulia kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Untuk memudahkan dalam realisasinya, alhamdulillaah dengan izin-Nya kami dapat menerbitkan sebuah risalah yang insya Allah besar manfaatnya, dengan judul "Shahih dan Dha'if Kitab al-Adzkar" yang tulis secara sistematis oleh Abu Usamah Salim bin 'Ied al-Hilali. Beliau menyusun buku ini guna memisahkan hadits-hadits yang shahih dan dha'if yang terdapat dalam kitab al-Adzkaar karya Imam Nawawi rahimahullah. Kitab ini mengupas tentang dzikir-dzikir yang Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam contohkan untuk diamalkan, karena di dalamnya terdapat puncak cita-cita yang mulia dan tauhid yang murni.

Tujuan menerbitkan risalah ini dalam mengajak kaum Muslimin untuk mengamalkan al-Qur-an dan hadits Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam dalam berdzikir, yang memiliki dampak yang sangat besar dalam memperkuat keimanan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, serta dalam rangka mengikhlaskan ibadah kepada-Nya, menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam dalam hati, mensucikan jiwa dan memperbaikinya. Sebagaimana jalan mulia tersebut telah ditempuh oleh tiga generasi terbaik dalam ummat ini, yaitu para Sahabat, Tabi'in dan Tabi'ut Tabi'in -ridhwaanullaah 'alaihim-.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya bagi kita untu selalu memelihara dzikir-dzikir yang ma'tsur, karena seluruh ibadah yang kita kerjakan harus berdasarkan dalil yang jelas, baik dari al-Qur-an maupun dari hadits yang shahih, juga berdasarkan ittiba' (mencontoh Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam), bukan berdasarkan nafsu dan bitida' (melakukan ibadah tanpa dalil atau menambahnya), serta (hendaklah) merasa puas dengan apa yang didapat dari orang yang merupakan hujjah Allah (Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam) atas sekalian makhluk, karena beliaulah yang telah mengetahui cara mensucikan RAbb-nya, memulikan-Nya, dan beliau memberitahukan bentuk pujian dan sanjungan kepada-Nya yang merupakan milik-NYa, bukan milik selai-Nya.

Kelebihan lain risalah ini adalah manfaatnya yang besar bagi mereka yang ingin mengetahui dan mengamalkan dzikir, karena penulis telah melengkapinya berdasarkan urutan kejadiannya. Pembaca dengan mudah dapat memahami urutannya, karena risalah ini dimulai ketika seseorang bangun tidur, kemudian yang setelahnya dengan berurutan hingga ia tidur di waktu malam, kemudian ketika bangun dari tidur di saat malam sehingga ia tidur kembali. Juga keutamaan, kriteria ahli dzikir, hukum, adab dan tempat berdzikir serta beberapa kondisi dalam berdzikir yang dilarang, dan ketentuan-ketentuan lainnya yang patut kita ketahui sebelum diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Akhirnya kepada Allah kami memohon, semoga risalah ini bermanfaat bagi kaum Muslimin dan bernilai ibadah di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kekpada Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam beserta keluarga, para Sahabat dan pengikutnya hingga hari Kiamat.

Petunjuk Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam dalam Khutbah Jumat



Penulis : Dr.Anis bin Ahmad bin Thahir
Deskripsi : XVII + 94 hal, 11 X 15,5 cm (K)
Harga Katalog :
Rp.13.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.11.000,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Satu dari sekian gambaran nikmat Allah Azza Wa Jalla yang tidak terhingga adalah telah diterjemahkannya kitab kecil ini yang membahas tentang khutbah Jum'at dan permasalahan-permasalahan di dalamnya dengan keterangan yang memadai sebagai buku rujukan yang kami terjemahkan dari kitab Hadyun Nabi fii Khutbatil Jumu'ah ditulis oleh Dr. Anis bin Ahmad bin Thahihr, anggota Lembaga Pengajaran pada Kuliah Hadits di Islamic University Madinah. Alhamdulillah, beliau tulis dengan sistem dan metode yang praktis.

Buku Petunjuk Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam dalam Khutbah Jumat ini diharapkan sangat bermanfaat bagi para khatib dan da'i khususnya, serta kaum Muslimin pada umumnya. Akhirnya hanya kepada Allah Azza Wa Jalla kami memohon, semoga upaya ini bernilai ibadah di sisi-Nya.

Shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam beserta keluarga, para Sahabat dan pengikutnya hingga hari Kiamat.

Panduan Praktis Manasik Haji & Umrah



Penulis : Syaikh 'Ali Hasan bin 'Ali al-Halabi al-Atsari
Deskripsi : XXII + 131 hal, 11 X 19 cm (K)
Harga Katalog :
Rp.20.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.17.000,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Sering kali kaum Muslimin, khususnya di Indonesia, mengeluhkan minimnya buku-buku referensi atau sumber-sumber rujukan mengenai tata cara pelaksanaan haji dan umrah yang praktis, Akibatnya, meskipun telah banyak membaca buku-buku seputar haji dan umrah, mereka masih kesulitan memahaminya karena pada umumnya, buku-buku tersebut hanya memaparkan teori dan penjabaran. Bagi mereka yang sudah berpengalaman, tentu saja mengerjakan manasik haji dan umrah bukan lagi menjadi masalah. Berbeda halnya dengan para jamaah yang sama sekali belum pernah menunaikan ibadah yang mulia ini. Demikian pula bagi mereka yang telah berhaji, namun masih belum menunaikannya sesuai dengan apa yang dituntunkan Allah Ta'ala dan Rasul-Nya Shallallaahu 'Alaihi Wasallam.

Buku Panduan Praktis Manasik Haji dan Umrah yang sekarang berada di hadapan pembaca ini dapat terbit di antaranya karena dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat tersebut Intinya, buku ini ingin membantu para jamaah haji dan umrah untuk mengetahui manasik tidak hanya secara teoritis, tetapi juga secara praktis. Karena pada hakikatnya, ibadah haji dan umrah, selain menuntut pemahaman yang benar, juga memerlukan panduan praktis sehingga mempermudah para jamaah dalam pelaksanaannya nanti.

Nilai lebih dari buku ini, di samping adanya penjelasan dan penjabaran, terletak pada hadirnya gambar-gambar yang tentunya akan lebih memperjelas uraian yang diterangkan. Cara ini sekaligus semakin memudahkan para jamaah untuk memahami ibadah haji dan umrah dengan benar, yakni yang sesuai dengan petunjuk Allah Ta'ala dan Rasul-Nya Shallallaahu 'Alaihi Wasallam.

Selamat membaca.

Manasik Umrah & Do'a



Penulis : Mubarak bin Mahfudh Bamuallim, Lc
Deskripsi : XV + 327 hal, 11 X 19 cm (K)
Harga Katalog :
Rp.20.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.17.000,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Inilah buku saku berjudul Manasik Umrah dan Do'a yang disusun sedemikian rupa oleh penulisnya agar dapat dijadikan panduan dalam berumrah, sekaligus menjadi rujukan bagi setiap jamaah umrah manakala menghadapi masalah dalam pelaksanaan ibadah umrahnya. Buku ini sengaja disusun dengan bahasa yang ringkas dan singkat agar mudah dibaca dan dipahami.

Buku ini pun dikemas dalam bentuk saku supaya mudah dibawa ke mana-mana sehingga tidak membutuhkan lagi tas untuk membawanya. Meskipun kecil, buku ini cukup banyak memuat maklumat dan ilmu. Selain menjelaskan petunjuk-petunjuk praktis manasik umrah, buku ini juga dilengkapi dengan do'a-do'a dari al-Qur-an dan as-Sunnah yang sangat dibutuhkan oleh kaum muslimin.

Semoga membaca!

Tata Cara Wudhu Dan Shalat Nabi Shalallahu 'Alaihi Wasalam



Penulis : 'Abdul Malik Sukirman dan Tim Pustaka Imam asy-Syafi'i
Deskripsi : xiv + 82 hal 2 warna, 18 X 17,5 cm (K)
Harga Katalog :
Rp.25.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.21.250,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Wahai anakku, ketahuilah bahwa shalatmu akan diterima oleh Allah apabila wudhu'mu benar.

Rasulullah bersabda "Tidak akan diterima shalat (seseorang) tanpa bersuci." (HR. Muslim)

Alhamdulillah, Allah telah banyak memberikan kemudahan kepada kita, diantaranya tatacara wudhu' yang praktis untuk kalian, mudah, jelas, menyenangkan dan mengikuti sunnah suri tauladan kita, Rasulullah .

 Begitu pula dengan shalat. Shalat ialah ritual ibadah yang paling sering dilaksanakan oleh ummat Islam, Tidak kurang dari lima kali ummat Islam menunaikan ibadah itu setiap hari. Sebagai fungsi kontrol, tentu ibadah ini sangatlah efektif mengendalikan prilaku ummat Islam sehingga tidak salah arah dan langkah.

Karena dengan shalat seorang Muslim berdialog langsung dengan Rabbnya dan meminta agar selalu dibimbing ke jalan yang lurus. Allah menjelaskan kepada kita fungsi shalat ini dalam firman-Nya yang artinya:

"Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar." (QS. Al-'Ankabut: 45)

Dengan shalat ini semestinya orang muslim dapat mengevaluasi diri sehingga dapat meningkatkan dan mengoptimalkan fungsinya sebagai khalifah di muka bumi.

Di sisi lain shalat juga berfungsi membersihkan diri dari noda dan dosa. Dengan berwudhu seorang muslim membersihkan anggota tubuhnya dari noda-noda kotoran sehingga tubuhnya kembali bersih dan segar. Dengan mengerjakan shalat seorang muslim membersihkan jiwanya dari dosa-dosa yang telah diperbuatnya sehingga jiwanya kembali suci, bersih dan bersinar.

"Apa pendapatmu seandainya di bawah pintu rumahmu ada sungai yang mengalir lantas kamu mandi di dalamnya sebanyak lima kali dalam sehari, masih adakah kotoran yang melekat di tubuhmu? Tentu tidak. Demikian pula shalat, dengannya Allah menghapuskan dosa-dosa." Begitulah Rasulullah bersabda. (HR. Al-Bukhari)

Apakah shalat Anda sudah berfungsi sebagaimana di atas? Jika belum cobalah baca risalah ini semoga Anda mendapatkan manfaatnya.

Selamat membaca!

Koreksi Total Praktik Khutbah & Ceramah



Penulis : Su'ud bin Malluh bin Sulthan al-Anazi
Deskripsi : XXI + 194 hal, 13 X 19 cm (K)
Harga Katalog :
Rp.25.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.21.250,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Idealnya, seorang khatib adalah seorang ulama. Sebab, tugas seorang khatib adalah menyampaikan ilmu dan nasihat yang bermanfaat bagi ummat. Hal ini telah terwujud pada masa awal-awal Islam dahulu, yaitu pada zaman Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam, Sahabat, dan Tabi'in. Pada saat itu ulama lebih banyak daripada khatib. Namun, fakta pada zaman kita sekarang menunjukkan kebalikannya, jumlah khatib jauh lebih banyak daripada ulama. Ironisnya, para khatib itu hanya memiliki pengetahuan agama yang pas-pasan sehingga pesan-pesan yang disampaikan acap kali minim ilmu, kurang dalil, dan tidak sesuai dengan kaidah-kaidah berkhutbah yang benar sebagaimana dicontohkan Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam. Bahkan, kita sering menjumpai khutbah Jum'at dan khutbah keagamaan lainnya yang tidak jauh berbeda dengan orasi ilmiah, orasi politik, atau bahkan seperti siaran warta berita.

    Apa saja kesalahan-kesalahan yang dilakukan para khatib?
    Bagaimana seharusnya khatib berkhutbah?

Buku ini akan meluruskan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh seorang khatib dalam berkhutbah yang tidak sesuai dengan tuntunan khutbah Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam.

Lebih dari 1000 Amalan Sunnah dalam Sehari Semalam



Penulis : Khalid al-Husainan
Deskripsi : XVII + 117 hal, 14 X 20 cm (K)
Harga Katalog :
Rp.25.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.21.250,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Sunnah tidak bisa dipisahkan dari Islam. Karena Islam adalah sunnah dan sunnah adalah Islam. Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam al-Barbahari Rahimahullah dalam Syarhus Sunnah: “Ketahuilah, bahwasanya Islam adalah sunnah dan Sunnah adalah Islam; dan tidak akan tegak salah satu dari keduanya, kecuali yang lainnya juga tegak”. Bahkan, Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berdo’a agar diwafatkan di atas Sunnah: “Ya Allah, wafatkanlah kami di atas Islam dan Sunnah”.

Sesungguhnya, derajat seorang Muslim tidak diukur dari banyaknya harta yang dikumpulkan dan keelokan parasnya. Akan tetapi, derajat seorang Muslim diukur dari seberapa besar ia mengikuti Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam.

Untuk itulah, kami menerbitkan sebuah risalah praktis yang berjudul Lebih dari 1000 Amalan Sunnah dalam Sehari Semalam yang kami terjemahkan dari risalah Aktsaru min Alfi Sunnatin fil Yaum wal Lailah. Risalah ini ditulis oleh Khalid al-Husainan, dengan tujuan agar kaum Muslimin dapat menghidupkan Sunnah Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam dalam kesehariannya, baik yang berkaitan dengan ibadahnya, tidurnya, makannya, maupun aktivitas lainnya. Jika sunnah-sunnah tersebut dilaksanakan, maka akan didapatkan lebih dari seribu Sunnah dalam sehari semalam.

Panduan Manasik Haji dan Umrah berdasarkan al-Qur-an dan as-Sunnah dan Pemahaman as-Shalafush Shalih



Penulis : Yazid bin Abdul Qadir Jawas & Mubarak bin Mahfudh Bamuallim, Lc
Deskripsi : XVI + 232 hal, 11 X 19 cm (S)
Harga Katalog :
Rp.40.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.34.000,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

"Haji mabrur, tidak ada balasan yang pantas baginya selain Surga."

Inilah buku saku berjudul Panduan Manasik Haji & Umrah yang disusun sedemikian rupa oleh penulisnya agar dapat dijadikan panduan dalam beribadah haji dan umrah, sekaligus menjadi rujukan bagi setiap jamaah manakala menghadapi masalah dalam pelaksanaan ibadahnya. Buku ini sengaja disusun dengan bahasa yang ringkas dan singkat agar mudah dibaca dan di-pahami.

Buku ini pun dikemas dalam bentuk saku supaya mudah dibawa ke mana-mana sehingga tidak membutuhkan lagi tas untuk membawanya. Meskipun kecil, buku ini cukup banyak memuat maklumat dan ilmu. Selain menjelaskan petunjuk-petunjuk praktis manasik haji dan umrah, buku ini dilengkapi dengan do’a-do’a dari al-Qur-an dan as-Sunnah yang sangat dibutuhkan oleh kaum Muslimin. Semoga bermanfaat.

Tanya Jawab Mengurus Jenazah



Penulis : Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdullah bin Baz
Deskripsi : XII + 157 hal, 14.5 X 20.5 cm (S)
Harga Katalog :
Rp.30.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.25.500,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Buku ini memuat 179 pertanyaan seputar jenazah beserta jawabannya berdasarkan al-Quran dan as-Sunnah yang shahih dan amalan para ulama generasi salaf. Di antara pertanyaan-pertanyaan yang terekam di dalamnya adalah seperti berikut ini:

Bolehkah mencium orang yang sudah meninggal dunia?
Bagaimanakah seharusnya mentalkinkan orang yang sekarat?
Bolehkah suami memandikan jenazah istri yang telah diceraikannya?
Bagaimana cara memandikan jenazah yang rusak tubuhnya?
Siapakah yang lebih utama menjadi imam shalat jenazah, imam masjid atau wali mayit?
Apa hukum melaksanakan shalat ghaib dan bagaimanakah caranya?
Apakah jenazah janin juga harus dishalatkan?
Mengapa Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam tidak menshalatkan jenazah orang yang berutang?
Apakah ikatan kafan di kuburan boleh dilepas­kan?
Apa hukum adzan dan iqamat ketika menguburkan jenazah?
Bolehkah menguburkan jenazah pada malam hari?
Bolehkah menguburkan jenazah perempuan dan laki-laki dalam satu liang kubur?
Apa hukum ziarah kubur bagi wanita?
Apabila tulang-tulang mayit sudah hancur, bolehkah dipindahkan ke tempat lain?
Bagaimana hukum membeli mayat untuk keperluan autopsi (penelitian medis)?
Kewajiban apa sajakah yang harus dilaksanakan oleh wanita yang ditinggal mati suaminya?
’Iddah wanita pekerja di luar rumah.

Dan, masih banyak lagi soal-soal seputar jenazah yang lain.

Anda penasaran ingin tahu jawabannya? Silakan baca buku ini, Anda akan
temukan semua jawabannya.

Selamat membaca!

Meneladani Shalat-Shalat Sunnah Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam



Penulis : Muhammad bin 'Umar bin Salim Bazmul
Deskripsi : XVII + 263 hal, 15,5 X 23,5 cm (S)
Harga Katalog :
Rp.40.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.34.000,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

"Amal seorang hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat (nanti) adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya, dan apabila shalatnya buruk, maka buruk pula seluruh amalnya.” (HR. Ath-Thabrani dalam al-Ausath).

Alangkah besar peranan shalat sehingga dapat menentukan baik dan buruk­nya amal seorang hamba di hadapan Allah Ta'ala. Yang demikian itu ikarenakan shalat merupakan media pengabdian seorang hamba yang paling utama kepada Rabbnya.

Shalat wajib yang dikerjakan oleh seorang Muslim dengan sempurna se­banyak lima kali dalam sehari tentulah menjadi andalan utama amalannya. Meski­pun demikian, shalat tathawwu’ (sunnah) tidak kalah pentingnya karena shalat tersebut menjadi pengganti dan pelengkap kekurangan yang ada pada shalat fardhunya di hari perhitungan amal nanti. Hal itu sebagaimana disebutkan oleh hadits-hadits shahih yang terdapat dalam kitab-kitab Sunan.

-        Yakinkah masing-masing kita telah mengerjakan shalat fardhu dengan sempurna?
-        Sehingga kita tidak lagi membutuhkan shalat sunnah?

Apabila kita ragu, sebaiknya berbekal diri dengan mengerjakan shalat-shalat sunnah. Untuk memudahkan anda melaksanakan shalat sunnah, maka kami menerbit­kan sebuah buku yang berjudul Meneladani Shalat-Shalat Sunnah Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam. Buku yang ada di hadapan Anda ini adalah terjemahan dari kitab Bughyatul Mutathawwi’ fii Shalaatit Tathawwu’, karya Muhammad bin ‘Umar bin Salim Bazmul.

Buku ini mengutarakan secara lengkap dan luas tentang shalat-shalat sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam, yang merupakan tambahan terhadap shalat fardhu (wajib). Pada risalah ini dapat juga diketahui rincian shalat-shalat sunnah Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam dalam sehari semalam, keutamaan, kedudukan, jenis, bacaan-bacaan, tata cara pelaksanaan, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan­nya. Pada akhir buku ini disebutkan pula sejumlah shalat-shalat sunnah yang tidak diajarkan oleh Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasalam (bid’ah) agar kita dapat meng­hindarinya. Sebab, syarat ibadah itu, selain ikhlas karena Allah Ta'ala, harus berittiba’ (mencontoh) Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam dalam tata cara pelaksanaannya.

Semoga buku ini bermanfaat bagi ummat Islam dan bisa dijadikan sebagai panduan dalam mengerjakan shalat-shalat sunnah secara benar.

Buku Pintar Masjid



Penulis : Syaikh 'Abdullah bin Shalih al-Fauzan
Deskripsi : xvi+456 hal, 15,5 X 23 cm (B)
Harga Katalog :
Rp.60.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.51.000,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Membangun masjid dengan tujuan mencari ridha Allah Ta'ala adalah perbuatan mulia. Namun, memakmurkannya dengan berbagai aktifitas ibadah di dalamnya dan menjaga adab-adab serta menegakkan hukum-hukumnya tidaklah kalah pentingnya. Sebab masjid didirikan bukan untuk tujuan lain kecuali beribadah kepada Allah Ta'ala.

Agar dapat memakmurkan masjid dengan benar, umat Islam harus belajar ilmu tentang seluk beluk hukum dan adab-adab di masjid. Dalam hal ini telah banyak ulama Muslimin yang menuangkan buah pena mereka dalam sebuah buku yang menginformasikan tentang masjid dan sebagainya.

Buku ini ditulis untuk menyampaikan keprihatinan penulisnya terhadap fenomena masjid dan umat Islam akhir-akhir ini sekaligus memberikan penyuluhan terhadap umat Islam dalam urusan masjid mereka. Penulis melihat umat Islam membangun dan mendatangi masjid karena faktor budaya dan rutinitas yang kosong dari semangat dan makna.

Buku ini diharapkan dapat membantu mereka memperbaiki kondisi umat ini dan mengembalikan fungsi masjid dan kemuliaannya sebagaimana dulu di zaman salafus shalih sehingga pengaruhnya dapat dirasakan dalam kehidupan umat ini. Wallahu A’lam ...

Selamat membaca!

Fatwa-Fatwa Jual Beli



Penulis : Ahmad bin 'Abdurrazzaq ad-Duwaisy
Deskripsi : XVIII + 279 hal, 17 x 24 cm (HC)
Harga Katalog :
Rp.120.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.102.000,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Buku ini merupakan kumpulan fatwa para ulama terkemuka, seperti Syaikh ‘Abdullah bin Baz, Syaikh ‘Abdul ‘Aziz, Syaikh Bakar Abu Zaid, Syaikh Shalih al-Fauzan, Syaikh ‘Abdurrazzaq ‘Afifi, Syaikh ‘Abdullah bin Ghudayan, dan Syaikh ‘Abdullah bin Qu’ud, di Komite Tetap Kajian Ilmiah dan Pemberian Fatwa (al-Lajnah ad-Daa-imah) terkait dengan per- soalan-persoalan yang terjadi dan muncul di dunia ekonomi, seperti jual beli (transaksi), tabungan, tukar-menukar mata uang, saham, kartu kredit, riba, dan lainnya, dewasa ini.

Yang menarik dari buku ini, selain para pemberi fatwa yang kompeten dan mengerti betul hukum syari’at, adalah tema-tema pentingnya yang saat ini menyedot perhatian banyak orang, dengan sistematika yang relevan, sehingga pembaca akan dengan mudah menemukan jawabannya. Selain itu, jawaban/fatwa yang dikeluarkan juga tidak bertele-tele, tetapi langsung ke inti persoalan yang diajukan; haram, halal, atau boleh, dengan tinjauan syari’at.

Buku ini tidak hanya layak dibaca, tetapi juga penting untuk dijadikan sebagai pedoman masyarakat yang tentu saja tidak lepas dari aktivitas ekonomi dalam kesehariannya, mulai dari yang sifatnya sederhana, sedang-sedang, hingga yang besar. Lebih daripada itu, buku ini bisa dijadikan sebagai barometer tentang praktik-praktik ekonomi masyarakat dewasa ini apakah sudah atau belum sesuai dengan syari’at. Ini perlu, agar praktik-praktik ekonomi yang dilakukan menjadi benar-benar bersih dan halal, sesuai dengan tuntunan syari’at.

Kamis, 27 September 2012

8 Jam Bisa Menerjemahkan Al-Qur'an Metode Granada



Penulis : Solihin Bunyamin Ahmad, Lc
Deskripsi : Paket 6 VCD High Quality beserta buku pelajaran pendamping
Harga Katalog : Rp.300.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.255.000,-
Penerbit : Granada Investa Islami
Stok : Silakan hubungi kami

Selasa, 25 September 2012

Pesona Surga



Penulis : 'Abdul Halim bin Muhammad Nashshar as-Salafi
Deskripsi : xviii+540 hal, 17 x 24 cm (HC)
Harga Katalog :
Rp.120.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.102.000,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Pesona Surga ... Siapakah yang tidak mau memasukinya?

Penjelasan lengkap perihal segala kenikmatan Surga yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya ...

Saya katakan—hanya Allah Ta’ala pemberi taufik—bahwa membaca buku ini diumpamakan seperti sedang mengunjungi Daarus Salaam (Surga) dalam keadaan terjaga, tidak melalui mimpi. Adakah yang lebih dicintai oleh seorang Mukmin daripada dibukakannya pintu Daarus Salaam untuknya, kemudian dikatakan kepadanya: “Silakan, wahai kekasih Allahk; hiasilah matamu, jiwamu, dan seluruh inderamu dengan beragam kenikmatan tetap berupa sungai-sungai Surga, istananya, bidadarinya, permadaninya, tempat tidurnya, makanannya, minumannya, naungannya; serta lihatlah keridhaan dan ucapan salam Allahkkepada penghuninya!”

Itulah perumpamaan membaca buku karya ‘Abdul Halim as-Salafi ini.

Satu hal yang mesti diketahui oleh pembaca sebelum membacanya adalah bahwa apa yang akan ia saksikan dalam kunjungan ini merupakan sesuatu yang benar dan yakin adanya, tanpa diragukan lagi. Karena rujukan buku ini merupakan kumpulan ayat-ayat al-Qur-an; juga hadits-hadits yang shahih sanadnya dan populer periwayatannya, serta relevan dengan al-Qur-an.

Demikianlah, kami tidak dapat mengapresiasi lebih selain memberi selamat kepada setiap pembaca buku ini atas kunjungannya ke Daarus Salaam (Surga), seraya berpesan: “Berhati-hatilah, jangan sampai musuhmu (syaitan) mengeluarkan kamu dari Surga, sebagaimana yang dialami oleh nenek moyangmu (Adam dan Hawa). Semoga keduanya dan dirimu diberikan keselamatan oleh Allah Ta’ala.”

SYAIKH ABU BAKAR JABIR AL-JAZA-IRI
(Staf Pengajar di Masjid Nabawi, Madinah)

Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah



Penulis : Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Deskripsi : XXIV + 651 hal, 17 x 24 cm (HC)
Harga Katalog :
Rp.120.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.102.000,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman yang artinya :
"Pada hari ketika harta dan anak-anak tidak berguna kecuali yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih."
(Q.S asy-Syu'araa': 78-79)

'Aqidah yang benar adalah perkara yang amat penting dan kewajiban yang paling besar yang harus diketahui oleh setiap Muslim dan Muslimah. Karena sesungguhnya sempurna dan tidaknya suatu amal, diterima atau tidaknya, bergantung kepada 'aqidah yang benar. Kebahagiaan dunia dan akhirat hanya diperoleh oleh orang-orang yang berpegang pada 'aqidah yang benar ini dan menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat menafikan dan mengurangi kesempurnaan 'aqidah tersebut.

'Aqidah yang benar adalah 'aqidah al-Firqatun Naajiyah (golongan yang selamat), 'aqidah ath-Thaaifatul Manshuurah (golongan yang dimenangkan Allah), 'aqidah Salaf, 'aqidah Ahlul Hadist, Ahlus Sunnah wal Jama'ah.

Buku yang ada ditangan pembaca ini adalah Syarah 'Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Didalamnya dijelaskan tentang 'aqidah dan manhaj yang benar dari kitab para ulama terdahulu dengan dalil-dalil yang shahih dari al-Qur'an dan as-Sunnah, penjelasan para Sahabat, Tabi'in dan Tabi'ut Tabi'in, serta para ulama yang mengikuti jejak mereka dengan baik. Penulis berusaha mengambil rujukan yang benar dan ilmiyah dari kitab-kitab rujukan yang telah diakui keotentikanya dalam masalah 'aqidah oleh para ulama Ahlus Sunnah dari zaman dahulu hingga sekarang. Tujuan penulis ini adalah agar 'aqidah dan manhaj ini difahami oleh Ummat Islam dengan benar, diyakini seyakin-yakinnya dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hanya kepada Allah kami memohon semoga risalah ini bermanfaat dan menjadikan upaya ini sebagai amal shalih semata-mata mengharap ridha-Nya.

Kisah Shahih Para Nabi



Penulis : Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali
Deskripsi : XIX + 555 hal (Jilid-1) & XV + 616 hal (Jilid-2), 17 x 24 cm (HC)
Harga Katalog :
Rp.120.000,- /jilid
Harga Diskon 15% : Rp.102.000,- /jilid
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Alhamdulillah, dengan taufik Allah Ta'ala, kini kami bisa menghadirkan ke tengah-tengah pembaca, risalah yang berjudul "Kisah Shahih Para Nabi," karya Abu Usamah Salim bin 'Ied al-Hilali as-Salafi al-Atsari, yang merupakan intisari dari buku yang sangat populer karya al-Imam al-'Allamah al-Hafizh 'Imaduddin Ibnu Katsir ad-Dimasyqi -rahimahullah- yang berjudul al-Bidaayah wan Nihaayah.

Risalah ini berisi pelajaran berharga bagi orang-orang beriman yang ingin mendalami kisah dan perjalanan para Nabi dan Rasul, yang diutus kepada tiap-tiap ummat untuk beribadah hanya kepada Allah Azza wa Jalla semata (selain Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam, penutup para Nabi dan Rasul yang diutus kepada seluruh ummat manusia, pembawa rahmat bagi sekalian alam).

Pembahasan dalam risalah ini sangat menarik dan akurat karena bersumber dari nash-nash al-Qur-an dan as-Sunnah yang shahih serta menolak kisah-kisah isra-iliyyat yang bertentangan dengan keduanya. Di dalam al-Qur-an dijelaskan bahwa tiap-tiap ummat, di manapun berada tela diutus seorang Nabi atau Rasul yang membawa wahyu.

Al-Qur-an memuat kisah-kisah dari Nabi-Nabi terdahulu, sejak Adam, Ibrahim, Musa, Dawud, Sulaiman, 'Isa dan selain mereka -alaihimusssalam-, yang hikmahnya selain untuk mengambil pelajaran, juga menundukkan kejadian yang sebenarnya.

Melalui risalah ini, pembaca yang budiman dapat lebih mengenal dan memahami para Nabi yang berjumlah 25 serta beberapa Nabi yang tidak sebutkan namanya yang diutus kepada ummatnya masing-masing, sehingga kita dapat mengetahui kesatuan dakwah mereka yang telah berjuang untuk mengenalkan kepada manusia tentang Ilah Yang haq untuk diibadahi dan tidak menyekutukan-Nya, menegakkan agama dan melarang berpecah-pecah tentangnya, memberi kabar gembira dan peringatan serta memberikan teladan yang baik bagi ummat manusia dalam perilaku yang lurus, akhlak yang mulia dan ibadah yang benar. Dalam risalah ini juga dijelaskan tanda-tanda kerasulan, yaitu bahwasanya Allah Ta'ala telah meneguhkan mereka dengan mukjizat luar biasa yang terang dan bukti-bukti kuat yang menunjukkan kejujuran mereka, kesabaran serta kebenaran kenabian dan kerasulan mereka. Namun demikian, banyak dari ummat manusia yang mengingkari, bahkan mendurhakai kenabian mereka. Adapun bagiamana kesudahan orang-orang yang mendustakan tersebut dan beberapa adzab Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang ditimpakan kepada mereka, pembaca dapat simak dalam risalah ini.

Semoga Shalawat dan salam dilimpahkan kepada panutan kita Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam, juga kepada keluarga, Sahabatnya dan segenap pengikutnya yang setia hingga hari Kiamat.

Senin, 24 September 2012

Hakikat Tawadhu' dan Sombong



Penulis : Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali
Deskripsi : XIX + 104 hal, 14.5 X 20.5 cm (K)
Harga Katalog :
Rp.25.000,-
Harga Diskon 15% : Rp.21.250,-
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Stok : Silakan hubungi kami

Seharusnya setiap Muslim menghiasi diri dengan sifat tawadhu’. Sebab kalau tidak, bisa dipastikan dia akan terjerumus ke dalam sifat takabur atau sombong yang mengakibatkan ia terancam masuk Neraka sebagaimana sabda Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam :

“Tidak masuk Surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan seberat biji atom.” (HR. Muslim)

Tawadhu’ dan takabur (sombong) adalah dua kata yang berlawanan arti, yang hanya dipisahkan oleh garis yang sangat tipis. Masing-masing dari keduanya memiliki pintu-pintu yang dapat mengantarkan seseorang masuk ke dalamnya. Apabila seseorang telah masuk ke dalamnya, maka dia pun akan menjumpai tingkatan-tingkatannya, mulai dari yang terendah hingga yang tertinggi. Tiap-tiap tingkatan menunjukkan besar kecilnya kerugian yang harus ditanggung atau keuntungan yang dapat diraih.

Sekecil apa pun kesombongan, ia akan menimbulkan kerugian bagi pelakunya. Demikian pula sebaliknya, tawadhu’ akan memberikan ke¬untungan bagi penyandangnya.

-        Tahukah Anda apa pintu-pintu tawadhu’ dan tingkatan-tingkatannya?
-        Apa pula pintu-pintu takabur dan tingkatan-tingkatannya?
-        Apa gerangan pula yang dijanjikan bagi orang yang melakukan salah satu darinya?

Bacalah lembaran-lembaran yang ada di dalam buku ini, niscaya akan Anda dapatkan jawabannya.

Selamat membaca!